Selamat Datang
Sabtu, 25 Mei 2013

7 Tanggapan untuk “INDONESIA : Dalam Bahaya, Dikuasai Para Maling dan Bubar 2015…?”

  1. Aria Merdeka Linggardjati mengatakan:

    Kalau kita amati secara sederhana sebenarnya penyebab kebingungan masyarakat,pemerintah (pamong praja) dan negara ini kan gara gara MOLIMO ( madat, mendem , madon , main dan maling) yg telah berinkarnasi menjadi SEMAPRONASI ( separatis, makar , prostitusi , Narkoba dan korupsi )…..lha mana bisa penyakit peradaban ini diberantas sampai keakar akarnya kalau nggak ada perang atau gempa bumi. Padahal (kata guruku) bangsa Indo N Esia ( Indo malaynesia , Nusantara Jawa Dwipa , Eropa Sino/China India dan Arabia ) itu cinta damai , berbudi luhur , penuh kasih dan selalu mendahulukan keselamatan bangsa daripada keselamatan diri sendiri….lho kok maunya perang aja dan kalau nggak perang minta bencana menimpa para musuh proklamasi……..llho padahal musuh proklamasi itu adalah MOLIMO/SEMAPRONASI yang ada sejak zaman Nabi nabi , rasul rasul dan orang orang kudus sampai zaman orang orang cerdik,pandai,kaya ,terhormat dan bijaksana yang menguasai dunia ini….tapi penyakit ini kok malah bertambah jumlah pelakunya, luas wilayahnya dan intensitasnya…..sudah dicoba pakai ilmu perang yang paling MENGHANCURKAN PERADABAN MANUSIA….sampai rekayasa GEMPA BUMI ,TZUNAMI dan EL NINO (bom nuklir,bom kimia, bom biologi)…..lho kok ndak habis . Coba kita renungkan sedalam dalamnya……apa ini merupakan RESIKO HIDUP umat manusia atau PENYAKIT PERADABAN….lha kalau resiko hidup…jalan keluarnya ya program Asuransi……lha kalau penyakit peradaban ya mesti pakai HMO ( health maintanance organization)….atau gabungan antara Social security dengan social wealthfare..yaitu sublimasi Profident Fund dengan Pension Define Benefit …caranya sederhana : sistim produksi : bagi hasil ; sistim perdagangan : counter trade dan sistim perpajakan : pajak dibayar sesuai jenis produk ( tangible : tanam padi bayar beras , intangible : jasa dokter bayar pajak dgn pelayanan kesehatan gratis)….makanya sukseskan SIN ( single ID Number) , Land consolidation ( RTRW) dan People migration (transmigrasi)…..moga moga dapat dipahami sehingga bermanfaat untuk menempuh masa depaan yang Aman Sentosa, Damai Bahagia dan merdeka selama lamanya.

  2. Aria Merdeka Linggardjati mengatakan:

    Lanjutan :
    Caranya sederhana yaitu melalui PROGRAM PENGAMPUNAN MASSAL kepada PENJAHAT PERADABAN yang telah Lanjut usia baik yang belum tertangkap, dalam proses pengadilan maupun sudah menjadi terhukum melalui grasi,amnesti dan abolisi dengan syarat :
    1. Bersedia menyatakan PAILIT dan menyerahkan SEPARUH nilai harta kekayaan keluarga baik gono gini dan warisan serta hibah yang diterima selama bekerja/bisnis/investasi kepada negara dan hidup sebagai PENERIMA MANFAAT PENSIUN HARI TUA yang diselenggarakan oleh lembaga waliamanat , pemegang amanat (Balai) Harta Peninggalan NKRI. 2. Separuh harta benda setelah dikurangi hutang dagang/konsumsi dibagikan kepada pewarisnya dalam bentuk Surat Hutang Negara atau sertipikat deposito 3. Harta benda yang mempunyai nilai sejarah disimpan dimuseum dan yang berupa souvenir dilelang terbuka dan dananya ditempatkan sesuai peruntukan bagi pasutri lansia atau pewarisnya 4. Bersedia kembali ke tanah leluhur masing masing sebelum meninggal dunia atau apabila meninggal dunia dimakamkan ditanah leluhur . Coba kalau dengan cara ini …..lebih manusiawi nggak menyelesaikan kasusu MOLIMO/SEMAPRONASI dimuka bumi ini?……….bagi yg ingin lebih detail mencarai solusi kemelut NKRI….monggo nanggapi secara tulus dan ikhlas

  3. pro kemerdekaan (sumatra) mengatakan:

    setuju indonesia di bubarkan saja !!!
    saya sebagai pemuda sumatra sangat mendukung jika indonesia bubar dan pecah menjadi beberapa negara , krn hny dgn cara itu lah rakyat sumatra bs makmur sepenuh nya sebagaimana malaysia dan bahkan si kecil singapore .
    dan hny dgn cara memisahka diri lah rakyat kalimantan,sulawesi,papua dan maluku bs makmur .
    saya kecewa berat ketika pemerintah jakarta menolak usulan pemerintah malaysia yg ingin membangun jembatan selat malaka yg akan menghubungkan negri melaka dan dumai riau sepanjang 53 Km . pada hal biaya pembangunan jembatan itu sepenuh nya akan di tanggung oleh pemerintah malaysia dgn kesepakatan malaysia akan berhak memungut biaya retribusi jembatan utk 40 Thn pertama dan selanjut nya akan di bagi dua negara bersangkutan .
    saya rasa cukup adil , krn di thn 2009 lalu di perkirakan malaysia akan menghabiskan biaya sktr USD 15 Milyar dan pemerintah malaysia sudah siap.
    LALU APA MAU NYA PEMERINTAH JAKARTA ?? bermimpi lah dgn jembatan selat sunda mu !!

    • toni mengatakan:

      Boleh aja idemu, ane masuk front negara kalimantan…

      Dan siap2 aja nunggu hadiah roket nuklit dari kalimantan ke sumatra… wkwkwkwkw..

    • Anak riau sumatra mengatakan mengatakan:

      Orang seperti anda inilah yg akan menjadi benalu negara. Otak anda tarok dimana? Seenaknya bicara.
      Ide mu itu seperti taik..
      Sedangkan orang kalimantan aja tidak mau berpisah ini pula anda.

  4. anak sumatra mengatakan:

    sebenarnya sangat mudah difahami kenapa PEMERINTAH INDONESIA tidak mahu jembatan sumatra dan melaka dibangun oleh malaysia.
    ini adalah kerana PEMERINTAH INDONESIA yang dikuasai oleh BANGSA JAWA akan dilihat TIDAK BISA mengusai kepulauan sumatra.
    dan masyarakat sumatra akan melihat malaysia itu lebih bertanggug-jawab untuk membantu masyarakat sumatra untuk maju,
    jadinya PEMERINTAH INDONESIA yang dikuasai BANGSA JAWA kan dibuat terus dari ingatan orang sumatra.

    dan tidak mustahil kebergantungan masyarakat sumatra kepada keperluan pangan dan logistik dari kepulauan jawa akan terhapis,diganti dengan keberadaan jembatan itu untuk menstribuksikan sumber bekalan dari malaysia yang pastinya biaya opersionalnya jauh lebih murah.

Tinggalkan Komentar

Cindelaras Media © 2010