Kajen-KIC: Pentas kesenian Sintren persembahan dari Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mampu ‘menghipnotis’ ribuan pengunjung acara pembukaan Kajen Expo 2012 di boulevard depan Pendopo Bupati Pekalongan, Jl. Pangeran Mandurorejo, Kajen, Senin petang (9/7).
Pergelaran pentas sendratari klasik khas budaya masyarakat pantura barat yang sedikit berbau mistis itu lebih digandrungi ribuan pengunjung daripada acara lainnya. Secara spontan acara yang dimulai pukul 17.00 hingga 17.40 WIB itu membuat pengunjung tak bergeming dari lokasi menontonya.
“Seni klasik khas masyarakat pantura barat ini sudah jarang kita nikmati sekarang yang serba modern. Makanya ketika Sintren ini dipentaskan, masyarakat sangat antusias,” ujar Handoko (43) warga Gumelem, Kecamatan Petungkriyono.
Wibisono (38) warga Bodas, Kecamatan Kandangserang berharap kesenian Sintren tetap lestasi di bumi pantura, khususnya Kabupaten Pekalongan. “Sendratari Sintren terasa komplit dan membumi daripada Indonesia Idol,” katanya mantap.
Handoko dan Wibisono berharap agar kesenian Sintren tidak hanya dipentaskan setahun sekali pada acara-acara besar serta bisa dikembangkan seiring dengan perkembangan zaman. Keduanya menawarkan bagaimana jika tokoh utama Sintren tidak hanya berganti baju di dalam kurungan/keranjang dengan pakaian yang itu-itu saja.
“Gimana kalau sesekali tokoh utama Sintren berganti baju seperti tokoh-tokoh film modern, semisal; Harry Porter atau Spiderman, atau yang lainnya lah,” usul keduanya.
Sementara itu, Mujiyanto, Ketua Panitia Penyelengara Kajen Expo 2012 menyatakan, Kajen Expo diantara sebagai ajang promosi produk unggulan Kabupaten Pekalongan setiap tahunnya. “Stand inti diikuti 120 stand dari 90 instansi serta stand pendukung yang diikuti lebih dari 5010 pedagang yang tersebar di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan H A Antono yang membuka acara tersebut tidak banyak memberikan kata sambutan. “Kajen Expo setiap tahunnya akan terus kita perbaiki dan evaluasi sehingga benar-benar menjadi ajang promosi produk unggulan Kabupaten Pekalongan,” terangnya singkat. (priyadi)






